Terkiniku.com, Nasional – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) canangan pemerintah rupanya memberikan dampak ekonomi yang besar, selain berfokus pada peningkatan gizi masyarakat.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayani menuturkan, program tersebut menyerap tenaga kerja sebanyak 600 ribu di berbagai daerah.
“Ini belum dihitung dengan petaninya.”
Dadan menilai, tenaga kerja di sejumlah ranah ini terhitung dari dapur hingga rantai pasok yang mendukung keberlangsungan program. Berdasarkan jumlah tersebut, sebanyak 300 ribu orang bekerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
“Inilah multiplier effect yang kami harapkan.”
Selain itu, program ini dirancang untuk menurunkan angka stunting serta kekurangan gizi, utamanya pada anak-anak sekolah, balita, dan ibu hamil. Meski begitu, sejak awal pemerintah menargetkan program ini memberi stimulus ekonomi.
Ke depannya, pemerintah menargetkan penambahan jumlah SPPG hingga 20.000 unit pada Oktober 2025 mendatang. Keputusan ini diambil dengan meyakini adanya perluasan penyerapan tenaga kerja.
Berita ini dilansir dari Harian Disway
(mlt)



