Terkiniku.com, Nasional – Ketua Majelis Amanat (MWA) Universitas Indonesia (UI) Yahya Cholil Staquf menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas diundangnya akademisi pro-israel di salah satu acara UI.
“Usulan saya menghadirkan salah satu narasumber kurang disertai dengan kecermatan dalam memeriksa latar belakang.” aku Yahya.
Ia menegaskan, UI secara konsisten mendukung Palestina. Sebagai amanat konstitusi dan panggilan kemanusiaan, pihaknya bersama berdiri melawan penjajah.
Lebih lanjut, Yahya akan menerapkan mekanisme pengecekan yang lebih ketat serta melibatkan berbagai pihak guna mencegah hal yang sama terulang kembali. Ia juga mendukung UI-Palestine Centre sebagai wadah pengembangan perjuangan Palestina.
“Saya siap berkonstribusi bagi pengembangan dan kemajuannya.”
Sebelum itu, UI menuai sorotan dari berbagai pihak setelah mengundang Peter Berkowitz sebagai pemateri dalam acara Pengenalan Sistem Akademik Universitas (PSAU) Program Pascasarjana UI pada tanggal 23 Agustus 2025.
Berita ini dilansir dari Harian Disway



