Sabtu, Januari 10, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

DPRD Kaltim: Daerah Masih Kekurangan 2.000 Dokter untuk Optimalkan Layanan

Terkiniku.com, Samarinda – Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur Andi Satya Adi Saputra mengungkapkan bahwa provinsi ini masih mengalami kekurangan sekitar 2.000 tenaga dokter untuk dapat memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat.

“Berdasarkan data yang kami terima dari Dinas Kesehatan, Kaltim masih kekurangan sekitar 2.000 dokter. Ini tantangan besar bagi kita semua,” ujar Andi Satya di Samarinda, Kamis.

Andi menjelaskan, defisit tenaga medis ini diperparah dengan masalah distribusi yang tidak merata. Sebagian besar dokter saat ini masih terkonsentrasi di kota-kota besar seperti Samarinda, Balikpapan, dan Bontang, sementara daerah lainnya mengalami kelangkaan.

Menurut legislator yang juga berlatar belakang dokter ini, kekurangan SDM menjadi kendala serius dalam menyukseskan program nasional, seperti Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG). Ia menilai perbaikan infrastruktur fisik di daerah terpencil tidak akan efektif jika tidak didukung oleh ketersediaan tenaga kesehatan yang memadai.

Politisi Partai Golkar tersebut memaparkan hitung-hitungan di lapangan yang cukup mengkhawatirkan. Jika pemerintah daerah hanya mengandalkan lulusan dari dua fakultas kedokteran yang ada di Kaltim, yakni Universitas Mulawarman (Unmul) dan Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT), pemenuhan kuota tersebut akan memakan waktu sangat lama.

“Jika mengandalkan lulusan dari kedua fakultas ini saja, kita membutuhkan waktu 10 tahun untuk memenuhi kebutuhan 2.000 dokter tersebut,” paparnya.

Oleh karena itu, Andi mendesak Dinas Kesehatan Kaltim untuk merumuskan strategi akselerasi dalam lima tahun ke depan. Ia menyarankan solusi alternatif, seperti pemberian beasiswa kedokteran bagi putra daerah atau penerapan sistem zonasi penempatan dokter.

“Harus ada strategi khusus untuk mengejar ketertinggalan ini. Harapannya, masyarakat di daerah terpencil bisa mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan yang sama baiknya dengan yang ada di kota besar,” tegas Andi Satya.

(Fan/ADV DPRD Kaltim)

ARTIKEL TERKAIT

MEDIA SOSIAL

1,559FansSuka
1,377PengikutMengikuti
1,159PelangganBerlangganan
- Advertisment -spot_img

berita terkini

Komentar