Terkiniku.com, Nasional – Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan korupsi dalam pelaksanaan ibadah haji 2024. Terbaru, penyidik melakukan pemeriksaan pada Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Kapusdatin) Badan Pengelolaan Keuangan Haji (BPKH) Moh Hasan Afandi.
Pemeriksaan tersebut dilaksanakan di Gedung Merah Putik KPK pada Kamis (11/9/2025). Menurut Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, pemeriksaan terhadap Hasan Afandi bertujuan menggali informasi faktual pembagian kuota haji.
“Kami ingin mengetahui data faktualnya.”
Selain itu, penyidik juga mendalami dugaan penipuan terhadap jemaah dalam kasus haji furoda. Di sana, ditemukan adanya laporan pembayaran laporan paket non-kuota resmi yang diberangkatkan dengan kuota haji khusus.
“Ada beberapa kasus di lapangan, jemaah membayar untuk haji furoda, tetapi diberangkatkan lewat jalur haji khusus.”
Pihaknya ingin memastikan apakah fasilitas yang diterima sesuai atau justru turun kualitasnya.
Berita ini dilansir dari Tribun Kaltim
(mlt)



