Sabtu, Januari 10, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

DPRD Kaltim Nilai Elektrifikasi Desa Jadi Bukti Keseriusan Pemerintah

Terkiniku.com, Samarinda – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Makmur HAPK, mengapresiasi upaya pemerintah pusat yang terus memperluas akses listrik hingga ke pelosok daerah.

Menurutnya, kebijakan tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama di wilayah yang sebelumnya tidak terjangkau jaringan listrik.

Ia menilai bahwa pemerintah pusat tidak gegabah dalam mengambil keputusan, terlebih karena program elektrifikasi berkaitan langsung dengan hajat hidup orang banyak. Salah satu bukti konkret yang ia sampaikan adalah keberhasilan perluasan jaringan listrik hingga desa-desa di daerahnya.

“Sebagai contoh, listrik di daerah saya bisa menjangkau hingga desa,” ujarnya.

Program elektrifikasi desa atau Listrik Desa (LISDES) yang dijalankan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui PT PLN (Persero), kata Makmur, menjadi salah satu langkah nyata pemerintah dalam menghadirkan pemerataan energi. Program ini menyasar daerah 3T serta memanfaatkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) komunal untuk wilayah yang belum bisa disambungkan ke jaringan utama.

Selain itu, pemerintah juga memberikan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) bagi rumah tangga kurang mampu, sebagai bagian dari upaya menyetarakan akses energi bagi seluruh masyarakat.

Makmur mengakui bahwa dari sisi bisnis, program tersebut tidak selalu menguntungkan.

“Di daerah saya, untuk sampai ke 50 rumah harus menempuh jarak 30 kilometer. Secara bisnis, ini tidak ideal,” jelasnya.

Meski demikian, keputusan pemerintah pusat tetap tepat, karena pemerataan akses listrik memiliki dampak besar, khususnya untuk dunia pendidikan. Mulai dari penerangan saat kegiatan belajar, penggunaan komputer dan proyektor, hingga kebutuhan pembelajaran berbasis teknologi.

Menurutnya, listrik kini menjadi tulang punggung transformasi pendidikan modern, meskipun masih ada beberapa sekolah yang menghadapi pasokan listrik belum stabil.

“Saya salut pemerintah pusat bisa menghadirkan listrik ke banyak wilayah. Kecuali daerah yang sangat terpencil, biasanya diberikan listrik komunal. Contohnya di kampung saya sendiri, yang dulu tidak terpikirkan bisa mendapat akses listrik,” pungkasnya. (Fan/ADV DPRD Kaltim)

ARTIKEL TERKAIT

MEDIA SOSIAL

1,559FansSuka
1,377PengikutMengikuti
1,159PelangganBerlangganan
- Advertisment -spot_img

berita terkini

Komentar