Terkiniku.con, Nasional – Indonesia mungkin mengalokasikan lebih banyak dana dari anggaran yang diusulkan untuk tahun 2026 ke provinsi dan kabupaten/kota untuk meredakan kekhawatiran kenaikan pajak.
Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan pada Kamis (11/9/2025). Parlemen Indonesia saat ini sedang membahas usulan anggaran tahun depan yang diperkirakan defisit sebesar 2,48 persen dari PDB.
Selain itu transfer daerah sebesar 650 triliun rupiah turun sekitar 25 persen dari tahun 2025 dan terkecil dalam satu dekade.
Pemimpin setempat mengkritik pemotongan tersebut. Mereka memperingatkan potensi memburuknya kemarahan publik, sebab pengurangan dana kemungkinan akan memaksa mereka menaikkan pajak daerah.
“Akhir-akhir ini terjadi kegaduhan akibat pemotongan anggaran yang menyebabkan kenaikan pajak bumi dan bangunan yang berlebihan.”
Usulan mengenai anggaran tahun depan itu disiapkan oleh Menteri Keuangan sebelumnya, Sri Mulyani yang mundur sejak Senin lalu.
Berita ini dilansir dari reuters
(mlt)



