Terkiniku.com, Nasional – Pencemaran radioaktif Cesium-137 (Cs-137) terungkap di lahan Perumahan Batan Indah, Tangerang Selatan, Banten pada awal 2020 lalu. Kini, pencemaran zat radioaktif serupa ditemukan mengontaminasi kawasan Industri Modern Cikande, Banten.
Temuan itu barangkali tak akan tersingkap bila Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) tidak melaporkan adanya kontaminasi radioaktif. Hal tersebut ditemukan pada udang beku asal Indonesia yang dieskpor ke negeri AS.
Setelah mendapat laporan FDA, pemerintah bergerak mencari asal muasal pencemaran. Hasil investigasi satgas lintas kementerian dan lembaga menemukan, sumber kontaminasi itu adalah limbah scrab metal yang diduga masuk Filipina.
Limbah tersebut digunakan dalam proses peleburan baja PT Peter Metal Technology (PMT) di kawasan industri Cikande. Zat berbahaya tersebut kemudian menyebar melalui udara dan mencapai fasilitas pengemasan udang.
Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Satgas Penanganan Cesium-137 Zulkifli Hasan mengatakan, diduga dari bubuk scrap dan masuk menggunakan kontainer.
Sebab paparan zat tersebut, ribuan orang kini menjalani pemeriksaan kesehatan dan sembilan pekerja pabrik di antaranya menunjukkan indikasi paparan radiasi.
“Sembilan orang sudah ditangani oleh Kementerian Kesehatan, bahkan sudah diberi obat khusus dan baju (yang terpapar) sudah diganti.”
Berita ini dilansir dari tirto.id
(mlt)



