Home Nasional Peneliti Menemukan Mikroplastik dalam Tubuh Manusia

Peneliti Menemukan Mikroplastik dalam Tubuh Manusia

0
ilustrasi mikroplastik. sumber: pexels

Terkiniku.com, Nasional – Mikroplastik dalam udara, air, hingga wadah makanan serta minuman yang kerap digunakan dapat menjalar di dalam tubuh. Kandungan kimia tersebut lebih berbahaya dibandingkan logam berat.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Laboratorium Mikroplastik Ecological Observation and Wetlands Conservation (Ecoton) Rafika Aprilianti mengatakan, mikroplastik merupakan potongaan kecil berukuran kurang dari lima milimeter.

Permukaan yang mudah mengikat zat beracun, mikroplastik dapat lebih beracun dibandingkan logam berat tunggal, sebab membawa campuran berbagai polutan sekaligus.

Pada Februari 2025 lalu, Ecoton bersama Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga melakukan penelitian mengenai senyawa kimia mikroplastik pada ibu hamil.

Hasilnya, menunjukkan bahwa partikel plastik mikro mampu menembus sistem biologis manusia. Partikel yang masuk dalam tubuh tersebut berpotensi mempengaruhi kesehatan ibu serta perkembangan janin.

Lebih lanjut, penelitian tersebut juga menunjukkan dua sampel urin dan air ketuban ibu hasil terpapar 25 partikel mikroplastik.

“Bayi yang belum lahir ternyata ada mikroplastik dari aktivitas ibunya.”

Selain itu, Rafika menjelaskan, mikroplastik dalam berbagai wujud wadah makanan maupun minuman menjadi bahaya nyata proses transmisi atau paparan.

“Sebenarnya yang sangat berbahaya itu ketika makanan dan plastik itu digunakan sebagai wadah makanan dan minuman panas.” (mlt)

Berita ini dilansir dari tirto.id

Exit mobile version