Sabtu, Januari 10, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Penurunan Penanganan Kasus Korupsi Tidak Serta Merta Menurunnya Kasus Korupsi

Terkiniku.com, Nasional – Praktik korupsi tak tercerabut secara tuntas hingga kini. Hal tersebut disebabkan kinerja aparat penegak hukum yang membasmi koruptor justru kendor.

Turunnya jumlah penanganan kasus korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan, dan Polisi menandai kendornya kinerja. Berdasarkan laporan terbaru Indonesia Corruption Watch (ICW), lembaga swadaya pemantau korupsi, sepanjang 2024 terdapat 364 kasus.

Jumlah tersebut lebih rendah sekitar 54 persen dari total 791 kasus yang disidik pada 2023. Angka tersebut juga terendah dalam lima tahun terakhir, berdasar rangkuman ICW.

Kendati begitu, jumlah kasus yang diselidiki berkurang, perilaku korup tetap terjadi. Hal tersebut dapat dilihat dari naiknya estimasi kerugian negara pada 2024. Nilai kerugian tersebut mencapai Rp279,9 triliun.

Meski ICW memberi catatan, angka bengkak secara signifikan dipengaruhi oleh perkara korupsi Tata Niaga Komoditas Timah di lingkungan PT Timah Tbk dengan kontribusi sekitar Rp271 triliun.

Artinya, di luar kasus PT Timah aparat penegak hukum hanya mampu mengungkap kerugian negara sebesar Rp8,9 triliun pad 2024.

“Penurunan jumlah kasus dan tersangka yang ditangani oleh aparat penegak hukum tidak serta merta menunjukkan bahwa kasus korupsi di Indonesia menurun,” bunyi poin simpulan laporan ICW.

Berita ini dilansir dari tirto.id

(mlt)

ARTIKEL TERKAIT

MEDIA SOSIAL

1,559FansSuka
1,377PengikutMengikuti
1,159PelangganBerlangganan
- Advertisment -spot_img

berita terkini

Komentar