Selasa, Januari 13, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Tingkatkan Kualitas Penerima Beasiswa, Akmal Malik: Gagasan Saja Tidak Cukup

TERKINIKU.COM, SAMARINDA – Kualitas pendidikan di Kalimantan Timur (Kaltim) terus menjadi perhatian serius Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Akmal Malik, terbukti dengan dibentuknya tim khusus evaluasi pembangunan pendidikan.

Tim evaluasi ini direncanakan akan melibatkan berbagai pihak, termasuk unsur dari legislatif, pemerintah provinsi, dewan pendidikan daerah, dan akademisi perguruan tinggi.

Tujuannya sangat jelas, yakni mempertajam kebijakan pendidikan yang telah ada dan memastikan implementasinya dilakukan dengan tepat sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Dalam penjelasannya, Akmal Malik menegaskan bahwa gagasan-gagasan dalam bidang pendidikan yang sudah ada layak diapresiasi, namun ia juga menyoroti pentingnya melihat regulasi yang telah terbentuk dan bagaimana implementasinya di lapangan.

“Gagasan saja tidaklah cukup, eksekusi yang baik oleh semua pihak menjadi kunci keberhasilan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Akmal Malik memberikan catatan khusus terkait peran Dinas Pendidikan sebagai penanggung jawab utama di tingkat daerah.

Ia menekankan perlunya Dinas Pendidikan membuat parameter yang jelas terkait capaian-capaian pendidikan di Kaltim. Sebagai penanggung jawab terakhir di tingkat daerah, gubernur menugaskan Dinas Pendidikan untuk menyusun parameter tersebut, yang menjadi landasan untuk mengevaluasi kesuksesan program pendidikan di daerah.

Akmal Malik berharap bahwa kebijakan ini dapat membantu memastikan bahwa beasiswa yang disalurkan melalui Badan Pengelola Beasiswa Kalimantan Timur Tuntas (BPBKT) benar-benar memberikan dampak positif yang signifikan bagi peningkatan kompetensi dan kualitas penerima beasiswa.

“Secara keseluruhan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Kaltim,” pungkasnya. (Ehd)

ARTIKEL TERKAIT

MEDIA SOSIAL

1,559FansSuka
1,377PengikutMengikuti
1,159PelangganBerlangganan
- Advertisment -spot_img

berita terkini

Komentar