Terkiniku.com, Nasional – Rafly dan Very Kurnia Kusuma yang berniat pergi ke sebuah angkringan di Dipatiukur, Kota Bandung. Namun, salah seorang dari mereka justru menjadi korban salah tangkap.
Mulanya, Rafly dan Very hendak menemui teman-teman mereka di lokasi yang terletak setengah kilometer lebih dari arah Gedung Sate dan Gedung DPRD Jawa Barat. Keduanya terlebih dulu memarkirkan motor.
Tiba-tiba Very turun dari motor dan mengakan untuk menunggu, lalu ia pergi. Sementara yang lain menunggu. Tak berselang lama, dari arah Gasibu massa demonstrasi berlarian diikuti aparat.
“Saya panik Very engga balik-balik.”
Selepas keadaan mereda, ia mengecek ke arah lokasi, tetapi Very tidak ada di tempat. Rafly mencoba menghubungi tetapi tidak ada respons apapun.
Akhirnya, ia mendapat kabar bahwa Very ditangkap polisi. Paman Very, Debbie kemudian mencoba memastikan keberadaan keponakannya di Polda Jabar.
Pada Senin (1/9/2025) ia memastikan kondisi Very, berulang kali polisi menanyai keperluan dirinya di Polda Jabar. Setelah berhasil menemui keponakannya, ia langsung menanyakan kronologi penangkapan.
Very mengaku, ia ditangkap ketika menukar uang receh untuk bayar parkir dengan membeli tiga batang rokok. Setelahnya, datang satu orang menodongkan senjata dan menyuruhnya tiarap.
Berita ini dilansir dari tirto.id
(mlt)



