Terkiniku.com, Nasional – Penanganan demontrasi yang dilakukan Polri masih belum sejalan dengan slogan humanisme yang digadang-gadang. Situasi semakin memanas setelah tuntutan evaluasi serta kenaikan tunjagan DPR.
Terhitung sejak Kamis, aparat kepolisian menyerang massa aksi yang berada di sejumlah titik. Di depan Gedung DPR, polisi menembak meriam air ke arah massa.
Kawasan tersebut, semula dipadati massa dari kelompok mahasiswa. Mereka mulai melempar berbagai barang hingga petasan ke arah Gedung DPR. Sementara di area belakang, terjadi bentrok massa aksi dengan polisi.
Selain menembakkan gas air mata, Polri juga menangkap tiga orang yang kemudian digiring ke barisan berikade polisi. Tak hanya itu, polisi juga memukuli massa dengan pentungan.
Di kawasan yang sama, ditemukan bungkus gas air mata yang bertuliskan kadaluarsa. Bungkus yang berserakan tersebut bertuliskan kadaluarsa pada April 2023.
berita ini dilansir dari tirto.id
(mlt)
