Home Advertorial Suntik Moral Skuad Pesut Etam, DPRD Kaltim Tekankan Pentingnya Bangkit dari Evaluasi

Suntik Moral Skuad Pesut Etam, DPRD Kaltim Tekankan Pentingnya Bangkit dari Evaluasi

0
Sayid Muziburrachman, yang hadir mewakili Ketua DPRD Kaltim, bersama anggota dewan lainnya yakni Fuad Fakhruddin dan Abdul Giaz, menegaskan bahwa dukungan legislatif tidak hanya hadir saat tim mengangkat trofi, melainkan justru sangat dibutuhkan saat tim sedang berjuang keras melewati masa-masa krusial (Dok DPRD Kaltim)

SAMARINDA – Kehadiran unsur pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur di Stadion Segiri bukan sekadar formalitas menonton pertandingan, melainkan sebuah upaya nyata untuk memberikan injeksi moral secara langsung kepada skuad Borneo FC. Saat tim berjuluk Pesut Etam tersebut menghadapi laga sengit melawan Bali United, Senin (30/11/2025), fokus para wakil rakyat tertuju pada bagaimana menjaga mentalitas para pemain agar tetap kokoh, terlepas dari hasil akhir yang belum memuaskan.

Sayid Muziburrachman, yang hadir mewakili Ketua DPRD Kaltim, bersama anggota dewan lainnya yakni Fuad Fakhruddin dan Abdul Giaz, menegaskan bahwa dukungan legislatif tidak hanya hadir saat tim mengangkat trofi, melainkan justru sangat dibutuhkan saat tim sedang berjuang keras melewati masa-masa krusial. Dalam laga di mana kemenangan harus tertunda tersebut, Sayid menekankan bahwa upaya sesungguhnya adalah kemampuan untuk segera bangkit, melakukan evaluasi konstruktif, dan mengubah tekanan menjadi motivasi di laga berikutnya.

Dukungan yang diberikan para wakil rakyat ini merupakan bentuk pengawalan psikologis bagi tim kebanggaan Benua Etam. Mereka menilai, daya juang yang ditunjukkan di lapangan sudah luar biasa, namun konsistensi dan ketenangan mental perlu terus dipupuk. Kehadiran fisik para legislator di tengah ribuan suporter adalah sinyal bahwa pemerintah dan wakil rakyat berdiri bersama tim, mendorong manajemen dan pemain untuk terus membenahi strategi demi menjaga marwah Kalimantan Timur di kancah sepak bola nasional.

Fuad Fakhruddin dan Abdul Giaz turut menyoroti pentingnya sinergi antara semangat suporter dan dukungan kebijakan. Bagi DPRD, Borneo FC bukan sekadar klub sepak bola, melainkan aset daerah dan representasi semangat juang masyarakat Kaltim. Oleh karena itu, upaya mendorong prestasi olahraga tidak cukup hanya dengan penyediaan fasilitas, tetapi juga pendampingan moril di saat-saat kritis kompetisi.

Melalui momen ini, DPRD Kaltim mendorong agar seluruh elemen tim menjadikan hasil pertandingan kontra Bali United sebagai bahan bakar untuk mematangkan persiapan. Harapannya, Borneo FC tidak larut dalam kekecewaan, melainkan segera menyusun langkah taktis untuk kembali ke jalur kemenangan. Spirit “Waja Sampai Kaputing” harus tecermin dalam upaya bangkit di pertandingan selanjutnya, membuktikan bahwa Pesut Etam memiliki mental juara yang tahan uji.
(Fan/ADV DPRD Kaltim)

Exit mobile version