Home Advertorial DPRD Kaltim Desak Pemerataan Akses Internet dan Perangkat untuk Pendidikan Digital

DPRD Kaltim Desak Pemerataan Akses Internet dan Perangkat untuk Pendidikan Digital

0
Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan (Fan)

Terkiniku.com, Samarinda – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) kembali menegaskan pentingnya implementasi nyata dari transformasi pendidikan digital.

DPRD Kaltim menilai bahwa jargon digitalisasi pendidikan harus segera diwujudkan melalui langkah-langkah konkret dan terukur untuk memastikan kualitas pembelajaran yang setara di seluruh wilayah.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan, menyampaikan bahwa kunci keberhasilan transformasi ini terletak pada pemerataan fasilitas dan peningkatan kapabilitas sumber daya manusia (SDM) pendidikan.

Menurutnya, fokus tidak boleh hanya sebatas wacana, melainkan harus berupa tindakan yang dapat dirasakan langsung oleh siswa dan guru di lapangan.

“Hal ini sekaligus menjadi dorongan kuat agar pemerintah daerah tidak berhenti pada jargon digitalisasi pendidikan,” kata Agusriansyah sapaan akrabnya.

Agusriansyah Ridwan menyampaikan, bahwa DPRD Kaltim menuntut komitmen yang lebih besar untuk menghadirkan layanan digital yang setara bagi seluruh peserta didik, baik di wilayah perkotaan maupun di daerah terpencil di Kalimantan Timur.

“Transformasi pendidikan digital harus diwujudkan melalui langkah konkret, seperti pemerataan akses internet sekolah, pengadaan perangkat teknologi pembelajaran, serta peningkatan kapasitas guru dalam memanfaatkan platform digital,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa tanpa akses internet yang stabil dan perangkat yang memadai, serta kemampuan guru yang mumpuni dalam mengoperasikan teknologi, upaya digitalisasi hanya akan menjadi program yang pincang dan tidak mampu mencapai tujuan peningkatan kualitas pendidikan secara maksimal.

“DPRD Kaltim khususnya kami di Komisi IV berkomitmen untuk mengawal agar anggaran dan kebijakan pendidikan benar-benar fokus pada implementasi nyata digitalisasi, sehingga kesenjangan kualitas pendidikan antara daerah perkotaan dan terpencil dapat segera diminimalisir,” pungkasnya.
(Fan/Adv DPRD Kaltim)

Exit mobile version