Terkiniku.com, Samarinda – Keberhasilan penyelenggaraan Paser Cup Race 2025 yang dibalut dalam rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Kabupaten Paser menjadi bukti nyata potensi daerah tersebut dalam mengembangkan sport tourism.
Namun, di balik suksesnya acara yang menggerakkan ekonomi lokal, infrastruktur pendukung, khususnya akses jalan menuju Sirkuit Tana Paser, menjadi sorotan utama DPRD Kalimantan Timur.
Wakil Ketua DPRD Kaltim, Yenni Eviliana, mengungkapkan keprihatinannya usai menghadiri langsung ajang balap motor yang berlangsung beberapa waktu lalu.
Menurutnya, akses jalan menuju area sirkuit adalah aspek vital yang harus segera mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah.
“Perbaikan infrastruktur ini tidak hanya akan membuat penyelenggaraan event menjadi lebih kondusif, tetapi juga secara langsung meningkatkan minat dan kenyamanan pengunjung yang datang dari berbagai daerah,” tutur Yenni sapaan akrabnya.
Wakil Ketua DPRD Kaltim itu, menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh pengembangan kegiatan olahraga yang memiliki dampak positif dan nyata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.
Yenni Eviliana menyebut Paser Cup Race 2025 sebagai contoh konkret keberhasilan olahraga otomotif dalam menggerakkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), menarik wisatawan lokal, dan memperkenalkan potensi pariwisata daerah.
“Pemerintah dan DPRD harus bergerak bersama mendorong sport tourism,” tambah Yenni.
Dirinya melihat Paser sudah menunjukkan kesiapan dan kapabilitasnya sebagai tuan rumah yang mumpuni.
“Paser sudah membuktikan diri sebagai tuan rumah yang siap, tinggal kita tingkatkan kualitas sarana dan prasarana yang ada.” ungkap Yenni.
Dengan adanya perbaikan akses jalan dan peningkatan fasilitas pendukung lainnya, DPRD Kaltim optimistis bahwa Kabupaten Paser memiliki peluang besar untuk bertransformasi menjadi pusat kegiatan balap motor resmi yang diakui di Kaltim.
“Ajang seperti Paser Cup Race dinilai akan terus menyuntikkan energi positif bagi pengembangan olahraga dan pariwisata di Bumi Etam, sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan melalui konsep sport tourism yang terintegrasi,” pungkas Yenni.
(Fan/Adv DPRD Kaltim)
