Home Advertorial DPRD Kaltim Dorong Regenerasi Petani demi Swasembada Pangan

DPRD Kaltim Dorong Regenerasi Petani demi Swasembada Pangan

0
foto petani saat menanam

Terkiniku.com, Samarinda – Upaya pemerintah memperkuat swasembada pangan dinilai membutuhkan strategi baru yang lebih adaptif dengan perkembangan zaman. Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Timur, Guntur, menilai keterlibatan generasi muda menjadi faktor kunci untuk mewujudkan target tersebut.

Ia menyebut komposisi petani yang saat ini didominasi kelompok usia lanjut menjadi tantangan besar bagi keberlanjutan produksi pangan nasional. Karena itu, regenerasi petani harus mulai didorong melalui kebijakan yang mampu menarik minat kaum muda.

“Kalau ingin mencapai swasembada pangan, maka kuncinya adalah menggaet generasi muda untuk mau jadi petani,” ujarnya.

Menurut Guntur, pola kerja generasi muda yang dekat dengan teknologi harus dijawab dengan sistem pertanian modern. Ia mencontohkan penggunaan alat mekanisasi, sensor pertanian, hingga drone untuk penyemprotan lahan, yang dinilai mampu membuka peluang wirausaha baru dan membuat sektor pertanian lebih menarik.

Di sisi lain, Kaltim disebut memiliki potensi lahan yang sangat besar. Namun sejumlah wilayah masih menghadapi masalah teknis, seperti tingkat keasaman dan kandungan besi tinggi pada tanah. Kondisi itu membutuhkan penanganan berkelanjutan, termasuk pemberian dolomit atau kapur agar lahan tetap produktif.

Ia menegaskan pentingnya peran pemerintah dalam memperkuat kelompok tani muda. Selain pelatihan dan dukungan alat, bantuan usaha perlu diawasi agar tepat sasaran dan mendorong tumbuhnya ekosistem pertanian yang berkelanjutan.

Guntur berharap perhatian pemerintah terhadap regenerasi petani dapat semakin diperbesar. Menurutnya, tanpa keterlibatan generasi muda, target ketahanan pangan sulit dicapai.

“Kita memiliki potensi lahan yang luar biasa, tinggal bagaimana generasi mudanya kita dorong untuk terlibat. Tanpa regenerasi, ketahanan pangan kita akan sulit dicapai,” tegasnya.
(Fan/ADV DPRD Kaltim)

Exit mobile version